Langsung ke konten utama

GLUKOSURIA dan ALBUMINURIA

GANGGUAN SISTEM EKSKRESI DAN UPAYA CARA MENCEGAHNYA 
Glukosuria
  • Penyebab               :
Glukosuria adalah penyakit yang ditandai adanya glukosa dalam urine. Penyakit tersebut sering juga disebut penyakit gula atau kencing manis (diabetes mellitus). Kadar glukosa dalam darah meningkat karena kekurangan hormon insulin. Nefron tidak mampu menyerap kembali kelebihan glukosa, sehingga kelebihan glukosa dibuang bersama urine.
  • Pencegahan           :
  1. Kontrol kebiasaan makan
  2. Kendalikan berat badan
  3. Olah raga secar teratur
  4. Kelola faktro resiko lain (hipertensi, kadar lemak darah, dll)
  5. Bagi yang beresiko tinggi, periksa glukosa darah setiap tahun
  • Pengobatan           :
Bagi pasien Diabetes Melitus kendalikan kadar glukosa darah (dengan diet, olahraga & obat sesuai petunjuk dokter) dan periksa secara berkala. Pasien yang cukup terkendali dengan pengaturan makan saja tidak mengalami kesulitan kalau berpuasa. Pasien yang cukup terkendali dengan obat dosis tunggal juga tidak mengalami kesulitan untuk berpuasa. Obat diberikan pada saat berbuka puasa. Untuk yang terkendali dengan obat hipoglikemik oral (OHO) dosis tinggi, obat diberikan dengan dosis sebelum berbuka lebih besar daripada dosis sahur. Untuk yang memakai insulin, dipakai insulin jangka menengah yang diberikan saat berbuka saja. Sedangkan pasien yang harus menggunakan insulin (DMTI) dosis ganda, dianjurkan untuk tidak berpuasa dalam bulan Ramadhan.
Albuminuria
  • penyebab               :
Albuminuria adalah penyakit yang ditunjukkan oleh adanya molekul albumin dan protein lain dalam urine. Penyebabnya karena adanya kerusakan pada alat filtrasi.
  • Pencegahan           :

  1. Untuk mengurangi resiko terjadinya albuminuria mungkin bisa dimulai dengan membiasakan diri minum 8 gelas sehari, walaupun sebetulnya tidak merasa haus.
  2. Selain itu pencegahannya juga dapat dilakukan dengan tidak mengonsumsi hanya salah satu zat gizi saja secara berlebihan (misalnya hanya protein atau kalsium saja). Artinya makanan yang kita makan juga haru seimbang, baik dari segi jumlah maupun kadar gizinya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gejala Kekurangan Vitamin

Kekurangan vitamin  1. Bibir pecah-pecah dan juga di sudut mulut Tanda gejala pertama dari tubuh yang kekurangan vitamin yaitu seperti ada celah di sudut mulut atau juga bibir yang pecah-pecah. Tentunya masalah sudut mulut dan bibir yang pecah-pecah bukan saja karena kekurangan vitamin C (seperti yang dikira oleh banyak orang), tetapi juga karena kekurangan Vitamin B, zat besi dan Zinc. Untuk mengatasi hal ini, maka kita dapat mengutamakan untuk makan-makanan seperti makan jeruk, jambu batu, daging unggas, ikan salmon, ikan tuna, telur serta tomat dan beberapa makanan sejenis dari yang disebutkan tersebut. Tubuh yang kekurangan vitamin B6 juga dapat menyebabkan ujung mulut atau bibir menjadi pecah sehingga perlu menambah menu makanan seperti sayuran hijau dan juga kacang-kacangan. 2. Benjolan (berwarna merah dan putih) di wajah, lengan, dan betis.  Jika seseorang benjolan ini, maka ada kemungkinan orang tersebut kekurangan vitamin A dan juga vitamin D. Sehingga dengan m...

Gangguan Pada Sistem Pencernaan

Gangguan Pada Sistem Pencernaan Manusia Sistem pencernaan pada manusia dapat mengalami gangguan. Adapun gangguan sistem pencernaan manusia disebabkan oleh berbagai faktor. Faktor penyebab gangguan pada sistem pencernaan manusia misalnya mengkonsumsi makanan yang tidak sehat, pola makan yang tidak teratur. Gangguan sistem pencernaan manusia : 1. Gastritis Gastritis merupakan gangguan sistem pencernaan dimana terjadi peradangan pada dinding lambung. Gastritis disebabkan karena kadar asam klorida (Hcl) terlalu tinggi. Gastriris juga dapat disebabkan oleh makanan yang banyak mengandung kuman-kuman penyakit. 2. Diare Diare merupakan gangguan pencernaan dimana perut terasa mulas dan feses penderita encer . Diare terjadi karena selaput dinding usus besar mengalami iritasi. Adapun penyebab diare karena mengkonsumsi makanan yang mengandung kuman sehingga gerakan peristaltik usus tidak terkendali dan tidak terjadi penyerapan air di dalam usus besar. Apabila feses penderita bercampur de...

Gerak Taksis

Gerak Taksis Gerak taksis adalah gerak berpindah tempat pada tumbuhan atau bagian tumbuhan yang arahnya dipengaruhi oleh datangnya rangsangan. Gerak taksis dibedakan menjadi 2, yaitu gerak fototaksis dan gerak kemotaktsis. Gerak fototaksis  adalah gerak taksis yang dipengaruhi oleh cahaya. Contohnya gerakan tumbuhan Euglena ke arah cahaya. Gerak kemotaksis  adalah gerak taksis yang dipengauhi oleh zat kimia tertentu. contohnya gerakan spermatozoid ke arah sel telur. http://www.ebiologi.com/2016/08/macam-gerak-pada-tumbuhan-contoh-gambar.html